IPB

Kubung Sunda: Si Nokturnal yang Dapat Melayang

Ruang Pemerhati 1: Mamalia

Kubung sunda (Galeopterus variegatus)

Oleh: Kelompok Pemerhati Mamalia “Tarsius” 

“Kubung sunda (Galeopterus variegatus) dapat melayang sejauh 110 meter. Kubung sunda memiliki patagium (selaput terbang) di antara kakinya yang dapat membentang  seperti sayap sepanjang  70 cm. Patagium ini digunakan kubung sunda untuk melayang dari pohon ke pohon.”

Kubung sunda (Galeopterus variegatus) merupakan mamalia dari ordo dermoptera. Ciri khas dari ordo dermoptera adalah memiliki selaput terbang di antara kaki depan dan kaki belakang. Kubung sunda merupakan satwa arboreal yang hidup di strata atas pohon dan bersifat nokturnal atau aktif di malam hari. Kubung sunda tersebar luas di Asia Tenggara meliputi Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sumatra, dan Jawa. Kubung sunda yang ditemukan di Pulau Jawa tersebar di Jawa Barat (Cagar Alam Pangandaran), Jawa Tengah (Hutan Alam Kemuning), dan Jawa Timur (Taman Nasional Meru Betiri).

Kubung sunda memiliki kepala yang kecil, mata lebar, dan telinga yang kecil. Tubuh kubung sunda hampir seukuran dengan kucing dewasa dengan berat tubuh 0,9–2 kg, panjang tubuh 33–42 cm, dan panjang ekor 17,5–27 cm. Kubung sunda dapat melayang sejauh 110 meter. Hal ini dikarenakan kubung sunda memiliki patagium (selaput terbang) di antara kakinya. Pada dasarnya, kubung sunda tidak dapat terbang. Patagium yang dimilikinya berfungsi untuk melayang dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah, berpindah dari pohon ke pohon. Ketika melayang, panjang patagium kubung sunda yang dibentangkan dapat mencapai 70 cm sehingga terlihat seperti sayap. Selain berfungsi untuk melayang, patagium kubung sunda juga berfungsi untuk kamuflase sebagai mekanisme perlindungan dari predator. Patagium kubung sunda memiliki warna seperti liken pada kulit pohon sehingga dapat menyamarkan keberadaannya.

Referensi:

https://animaldiversity.org/accounts/Galeopterus_variegates/ (diakses pada 13 Maret 2021)

https://endangeredliving.com/2013/08/12/odd-animal-profile-sunda-flying-lemur/ (diakses pada 13 Maret 2021)

https://www.mongabay.co.id/2015/02/06/kubung-sunda-mamalia-melayang-yang-menginspirasi-olahraga-wingsuit-flying/ (diakses pada 13 Maret 2021)

https://forestation.fkt.ugm.ac.id/2020/01/30/sunda-flying-lemur-galeopterus-variegatus/ (diakses pada 13 Maret 2021)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *