Hari Strategi Konservasi Sedunia

HARI STRATEGI KONSERVASI SEDUNIA

Oleh: Rumman Azidana

Setiap tanggal 6 Maret diperingati sebagai Hari Strategi Konservasi Sedunia. Konservasi merupakan pengelolaan dan penggunaan biosfer secara bijaksana sehingga memungkinkan diperoleh keuntungan terbesar secara lestari untuk generasi sekarang dan tetap terpeliharanya potensi untuk memenuhi kebutuhan generasi penerus yang akan datang.

Konservasi pada dasarnya merupakan bagian dari ilmu dasar dan ilmu terapan yang berasaskan pada pelestarian kemampuan dan pemanfaatannya secara serasi dan seimbang. Tujuannya agar terwujudnya kelestarian sumberdaya alam hayati serta kesinambungan ekosistemnya sehingga dapat lebih mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia. Konservasi dapat disebut sebagai upaya untuk melindungi flora dan fauna, dan berbagai kegiatan yang dilakukan untuk menghidupkan kembali dan melestarikan jenis tumbuhan dan satwa. Beberapa cara untuk mencapainya adalah dengan membuat hutan konservasi khusus untuk spesies satwa tertentu atau kegiatan reboisasi.

Strategi konservasi dunia telah dirumuskan ke dalam tiga hal yaitu Mempertahankan proses ekologi yang penting dan penunjang sistem kehidupan yang berpengaruh dalam perkembangan manusia; Melestarikan keragaman genetik yang bergantung pada banyak fungsi dari sistem pendukung kehidupan program pemuliaan; dan Memastikan pemanfaatan spesies dan ekosistem yang berkelanjutan.

Oleh karena itu dalam konservasi nasional memiliki tiga strategi yaitu Perlindungan sistem penyangga kehidupan (PSPK), Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya, dan Pemanfaatan secara lestasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.

 

Sumber:

http://repository.lppm.unila.ac.id/7725/1/PANDUAN%20PRAKTIKUM%20PKSDH.pdf

https://www.bing.com/search?q=https%3A%2F%2Fwww.dpr.go.id%2Fdokakd%2Fdokumen%2FK4-RJ…%C2%A0%C2%B7%20PDF%20file&form=IPRV10