Hari Hutan Internasional

Hari Hutan Sedunia

Penulis: Ferdi Maulana

Hari Hutan Sedunia atau Hari Hutan Internasional diperingati setiap tanggal 21 Maret sebagaimana ditetapkan oleh Majelis Umum PBB (The UN General Assembly) pada tahun 2012. Peringatan Hari Hutan Sedunia bertujuan mengingatkan kepada masyarakat di seluruh dunia tentang arti pentingnya keberadaan hutan di dunia ini. Tujuan lain dari peringatan Hari Hutan Sedunia adalah mengajak seluruh lapisan masyarakat dunia untuk ikut serta dalam melindungi dan melestarikan Hutan yang ada di sekitar.

Tingkat kerusakan hutan di Indonesia diperkirakan mencapai 1,6 juta hingga 2,4 juta hektar setiap tahunnya (Bawono dan Mashdurohatun 2011). Hal ini cukup memprihatinkan mengingat besarnya jasa hutan yang diberikan kepada kita (manusia), jadi tidak ada salahnya bagi kita untuk melindungi dan melestarikan hutan. Masyarakat dunia harus mampu menciptakan cara agar dapat memulihkan hutan dari kerusakan yang dialaminya. Selain melakukan pemulihan, diharapkan manusia mampu memanfaatkan alam dengan memperhitungkan kesejahteraan baik bagi alam maupun bagi manusia. Hal ini sesuai dengan tema yang diambil dalam peringatan Hari Hutan Sedunia kali ini yaittu “Forest restoration: a path to recovery and well-being”.

Peringatan Hari Hutan Sedunia hanyalah simbol dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan hutan. Pemulihan, perlindungan, dan pelestarian hutan dapat kita lakukan setiap saat. Pandemi covid-19 kali ini tidak dapat menghalangi niat kita dalam melakukan pemulihan, perlindungan, dan pelestarian hutan.       Namun dalam pelaksaaannya harus tetap menggunakan dan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan mejaga jarak. Kita manusia harus mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi demi peningkatan kualitas lingkungan hidup, terutama peningkatan kondisi hutan sebagai pusat kehidupan manusia.

Kita sebagai seorang rimbawan harus mampu mengajak orang disekitar kita untuk melestarikan hutan. Ajakan tersebut dapat berupa program pemberdayaan masyarakat, pendidikan konservasi dan lingkungan, serta pengawasan dan penegakkan hukum. Masyarakat harus diajarkan cara pemanfaatan hutan secara lestari, dengan tujuan utama hutan tetap lestari dan mampu mensejahterakan masyarakat.

Demi masa depan anak cucu, siapa yang tak mau?

Jadilah agen perubahan di masyarakat!

Ajak masyarakat memulihkan, melindungi, dan melestarikan hutan!

Selamat Hari Hutan Internasional!

Daftar Pustaka

Bawono TB, Mashdurohatun A.  2011.  Penegakan hukum pidana di bidang illegal logging bagi kelestarian lingkungan hidup dan upaya penaggulangannya.  Jurnal Hukum 26(2): 590 – 611.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *