Burung-Madu Sriganti, Si Mungil yang Pandai Bersembunyi

Ruang Pemerhati 6: Burung

Madu sriganti (Cinnyris jugularis)

Oleh: Kelompok Pemerhati Burung “Perenjak”

Burung-madu sriganti (Cinnyris jugularis) atau biasa disebut dengan Olive-backed Sunbird merupakan spesies burung yang masuk ke dalam famili nectariniidae, yaitu burung yang memiliki peran sebagai penyerbuk tanaman. Burung – burung ini dapat ditemukan hampir diseluruh jenis habitat, terutama pada habitat yang memiliki pohon berbunga. Hal ini disebabkan karena burung ini pada umumnya memiliki pakan utama berupa nektar bunga. Kebiasaan mereka yang suka hinggap dan juga menghisap nektar bunga inilah yang dapat membantu proses penyerbukan tanaman atau bunga yang mereka hinggapi (Iwanda et al. 2018). Selain itu, burung madu sriganti ini memiliki persebaran global yang cukup besar, yaitu di Cina, Asia tenggara, Papua Nugini, dan Australia bagian utara.

Burung ini memiliki bentuk morfologis yang cukup mungil atau kecil dengan panjang tubuh burung dewasa hanya mencapai kurang lebih 11 cm. Untuk warna bulunya sendiri burung ini identik dengan warna hijau olive pada bagian punggung dan warna kuning terang pada bagian bawah atau perut mereka. Namun untuk warna bulu pada jantan dan betina sendiri memiliki perbedaan khusus, yaitu untuk burung berjenis kelamin jantan pada bagian muka, dagu, dan dada mereka berwarna hitam-keunguan, sedangkan untuk betinanya sendiri hanya memiliki warna kuning terang pada bagian bawah tubuh mereka. Ketinggian terbang burung ini cenderung rendah hingga sedang disekitar pepohonan dan rerumputan.

Burung ini cukup mudah di identifikasi jika berada di tegakan atau vegetasi yang cukup terbuka dan tidak terlalu rapat. Namun jika burung ini ditemukan di daerah yang vegetasinya rapat, maka proses identifikasi burung ini memerlukan fokus dan konsentrasi extra. Hal ini disebabkan karena warna bulu burung ini hampir menyerupai dengan warna semak-semak dan juga daun-daun pepohonan yang biasa mereka hinggap yang membuat burung ini seakan-akan “bersembunyi” dan menyatu dengan alam. Selain warna bulu mereka yang menyerupai vegetasi tempat mereka hinggap, bentuk morfologi mereka yang hampir menyerupai dengan salah satu kerabat mereka yaitu madu kelapa (Anthreptes malacensis) membuat burung ini juga sulit untuk di identifikasi jika kedua spesies burung tersebut berada dalam satu lokasi. Untuk mengurangi kesulitan dan juga kesalahan dalam mengidentifikasi burung madu sriganti ini diperlukan ketelitian dan juga pengamatan lapang yang banyak untuk meminimalisir kesalahan dalam mengidentifikasi burung ini.

 

Sumber:

BirdLife International. 2016. Cinnyris jugularisThe IUCN Red List of Threatened Species 2016: e.T103804139A94552679. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T103804139A94552679.en. Accessed on 11 April 2022.

https://eresources.nlb.gov.sg/infopedia/articles/SIP_1512_2009-04-27.html

http://datazone.birdlife.org/species/factsheet/olive-backed-sunbird-cinnyris-jugularis

Iwanda R, Parikesit DW, Kenria ND, Rinaldi D. 2018. Distribusi dan aktivitas harian burung madu sriganti dan burung madu kelapa di Kampus Dramaga, Bogor. Di dalam: Yuda P, Hadiprakoso Y, Utami NR, editor. Konferensi Peneliti dan Pemerhati Burung di Indonesia (KPPBI) 4 Semarang. Semarang: LPPM UNNES. hlm 284–292.