IPB

World Wildlife Day

Sustaining All Life on Earth

Oleh : Eka Alifikri

Pada 20 Desember 2013, Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 3 Maret – tanggal dimana disepakatinya Konvensi Internasional dalam Perdagangan Satwa dan Tumbuhan Liar atau (CITES) pada tahun 1973 – sebagai Hari Kehidupan Liar Sedunia atau World Wildlife Day. Bertemakan “Sustaining All Life on Earth”, perayaan hari ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian akan manfaat keanekaragaman hayati yang ada bagi manusia terutama bagi mereka yang hidup disekitarnya.

Bumi adalah rumah kita. Kita hidup bersama tidak hanya dengan tujuh miliar manusia, namun juga bersama fauna dan flora yang tak terhitung jumlahnya. Semua kehidupan tersebut terhubung dalam satu rantai kehidupan yang saling berhubungan, saling membutuhkan, dan saling mempengaruhi. Kita membutuhkan udara untuk bernafas, membutuhkan makanan untuk beraktivitas, dan membutuhkan alam untuk hidup. Namun, aktivitas manusia yang tidak mengindahkan kelestarian alam membuat keseimbangan alam tidak terjaga. Hidup selaras dengan alam seakan sesuatu yang sulit dilakukan.

Desa Jatimulyo di Girimulyo, Kulon Progo, Yogyakarta menjadi suatu contoh bahwa hidup selaras dengan alam adalah sebuah “jalan hidup yang indah untuk dihidupi”. Pada awalnya, banyak warga Desa Jatimulyo yang menjadi pemburu burung untuk diperjualbelikan. Namun akibat dari akrifitas berburu yang berlebihan, jumlah burung terus berkurang. Nyanyian mereka pun hilang.

Warga sadar, kehidupan alami di desa mereka telah dirusak oleh mereka sendiri. Warga pun berbenah dengan menerbitkan kebijakan yang melindungi lingkungan hidup dan mengarahkan warganya untuk memanfaatkan potensi alam yang ada. Hasilnya, sebanyak 12 destinasi wisata alam dan kegiatan bird watching berhasil mendukung pereknomian warga Desa Jatimulyo. Berbekal pengetahuan saat menjadi pemburu, para mantan pemburu menjaga kelestarian burung.

Alam akan selalu berterimakasih saat ia dirawat dengan baik.

 

Daftar Pustaka

Wisuda A. 2019. Ternyata ada desa konservasi di Yogyakarta [internet]. [diunduh 2020 Maret 2]. Tersedia pada: https://www.mongabay.co.id/2019/02/23/ternyata-ada-desa-konservasi-di-yogyakarta/.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *