ULAR BANGKAI LAUT (Trimerusurus albolabris)

Posted on Posted in IPB

Oleh: KPH Himakova

Ular Bangkai Laut atau dikenal juga sebagai Viper Pohon Hijau (Trimeresurus albolabris) merupakan salah satu spesies ular berbisa yang hidup di Indonesia. Ular dari famili Viperidae memiliki bisa (venom) yang cukup kuat meskipun tidak mematikan bagi manusia.

Gambar 1 Trimerusurus albolabris
Gambar 1 Viper Pohon Hijau / Ular Bangkai Laut

Deskripsi

KPH3-2
Gambar 2 Viper Pohon Hijau / Ular Bangkai Laut

            Kepala dan tubuh bagian atas (dorsal) berwarna hijau daun, dengan bibir keputihan atau kekuningan. Terdapat warna belang-belang putih dan hitam pada kulit di bawah sisik pada tubuh bagian depan, yang baru nampak bila ular merasa terancam. Sisi bawah tubuh (ventral) kuning terang sampai kuning pucat atau kehijauan; pada hewan jantan dengan garis kuning yang lebih tua (atau lebih nyata) pada batas dengan warna hijau (garis ventrolateral). Sisi atas ekor berwarna kemerahan. Ciri yang sangat menonjol dalam sub keluarga trimeresorus ini adalah adanya coretan memanjang warna merah dibagian atas ekornya. Giginya yang solenoglypha atau berbentuk engsel dapat memanjang hingga optimal 2 cm saat menggigit meski tubuhnya hanya berkurang 75 – 90 cm dengan diameter sekitar 2,5 cm maksimal.

Perilaku

            Ular ini hidupnya arboreal atau diatas pohon untuk memangsa burung, cecak, kadal dan makhluk pohon lainnya. Aktif mencari makan pada malam hari atau nocturnal, dan sering ditemukan di daerah pinggiran sawah atau ladang, hutan hujan tropis hingga ketinggan 2000 mdpl. Seperti lazimnya ular yang hidup diatas pohon, ular ini pun bereproduksi dengan ovovivipar atau mengerami telurnya didalam tubuhnya sehingga ketika keluar sudah berbentuk bayi ular.

Meski gerakannya lambat namun sangat agresif jika merasa terancam. Bahkan termasuk ular yang mudah merasa terganggu dan kerap menggigit manusia. Bisanya tidak mematikan namun cukup berbahaya dan dapat berakibat vatal. Bisanya bersifat hemotoksin yang menyerang sistem peredaran darah. Gigitan Ular Viper Pohon Hijau pada manusia menimbulkan rasa sakit yang hebat dan kerusakan jaringan di sekitar luka gigitan. Awalnya daerah sekitar gigitan membengkak dan berwarna merah gelap, disusul dengan rasa kaku dan nyeri yang terasa hingga pada persendian-persendian yang terdapat antara luka dan jantung. Jika tidak ditangani dengan baik hingga beberapa hari, dapat mengakibatkan kematian, meskipun jarang sekali terjadi.

KPH3-3
Gambar 3 Ular Pucuk

Ular ini terkadang disamakan dengan ular pucuk atau gadung pari (Ahaetulla prasina) yang warnanya mirip dengan ular viper pohon hijau. Di kalangan masyarakat, semua ular hijau dianggap berbahaya, padahal sebenarnya tidak. Yang cukup berbahaya adalah ular hijau ekor merah sehingga perlu diwaspadai dan berhati hati.

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *