Pentingnya Interpretasi yang Berwawasan

Posted on Posted in Ekowisata, Himakova, IPB, KPE (Kelompok Pemerhati Ekowisata) "Tapak"

Papan

Papan Interpretasi HIMAKOVA

Oleh : KPE HIMAKOVA

Indonesia, kepingan surga yang jatuh ke bumi, begitulah sebutannya. Indonesia adalah negeri dengan sejuta pesona, dari  Sabang sampai Merauke  akan kita jumpai surga-surga tersembunyi, objek wisata yang sudah berkembang maupun yang masih kental dengan kearifan lokal. Namun tidak semua masyarakat Indonesia mengetahui hal itu. Banyak dari mereka lebih memilih wisata ke luar negeri dibandingkan menjelajah Indonesia. Banyak dari mereka  belum mengetahui seberapa indah Indonesia.

Tempat-tempat tersembunyi  ini tentu tidak akan terungkap jika tidak dipublikasikan. Banyak macam cara yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan keindahan Indonesia. Membuat seseorang ingin melakukan perjalanan menikmati Indonesia. Tidak sekedar melakukan perjalanan, tetapi memberikan kesan kepada pengunjung tentang perjalanan mereka. Salah satunya adalah melalui kegiatan interpretasi. Interpretasi adalah suatu aktifitas pendidikan yang bertujuan menyingkap  berbagai makna dan hubungan melalui objek-objek menarik (asli), pengalaman langsung dan gambar/ ilustrasi, jadi tidak semata-mata menyampaikan fakta/informasi (Tilden 1992). Kegiatan ini tentu akan meningkatkan pariwisata di Indonesia.

Ketika seseorang tertarik mengunjungi suatu kawasan wisata, maka interpretasi sangat berperan penting untuk membuat pengunjung berkesan dan tidak merasa membuang waktunya percuma untuk datang ke tempat tersebut. Interpretasi sebagai bentuk pendidikan memberikan pengunjung berbagai informasi, data dan cerita tentang alam, budaya dan aset-aset lainnya (atraksi).

Teknik interpretasi alam bersifat mendidik yang bertujuan untuk mengungkapkan arti dan hubungan melalui penggunaan objek asli dan pengalaman tangan pertama serta dengan media ilutrasi, lebih dari sekedar mengkomunikasikan informasi aktual. Dalam interpretasi utamanya adalah merupakan proses komunikasi, untuk mengungkapkan makna alam dan budaya dengan cara memahami dan mendidik.

Proses informasi ke interpretasi yang pertama adanya pemandu wisata mempunya pengetahuan yang akan menjadi informasi, kemudian adanya ketrampilan mengolah informasi yang akan di interpretasikan ke pengunjung sehingga pengunjung dapat memperoleh pengetahuan dan makna baru.

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *