JAKARTA BIRD WALK

Posted on Posted in KPB (Kelompok Pemerhati Burung) "Prenjak"

Sabtu, 4 Januari 2014  KPB “Perenjak” HIMAKOVA mengikuti kegiatan pengamatan burung di Kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan “Jakarta Bird Walk” yang diselenggarakan Kelompok Pengamat Burung “Nycticorax” yang sebelumnya sudah dilaksanakan di kawasan Monumen Nasional Jakarta, kegiatan ini merupakan kedua kalinya KPB “Perenjak” HIMAKOVA ikut berpatisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

12


Kegiatan “Jakarta Bird Walk” merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan Kelompok Pengamat Burung “Nycticorax nycticorax” UNJ dengan tujuan untuk memantau keberadaan burung – burung di kawasan ruang terbuka hijau yang tersisa di Jakarta.

Pengamatan di kawasan SM Muara Angke dimulai pukul 07.00 s.d 10.00 WIB. Pengamatan dilakukan pada jalur yang terdapat di dalam kawasan SM Muara Angke dengan mencatat semua jenis burung yang teramati. Tercatat 64 jenis burung dari 24 famili. Diantara burung-burung yang teramati, terdapat satu jenis burung yang merupakan jenis burung migran yaitu Sikatan Emas (Ficedula zanthopygia). Burung ini memiliki ciri morfologi berukuran kecil (13 cm), berwarna kuning, putih, dan hitam (jantan) atau coklat (betina), alis putih, punggung jantan lebih hitam, dan tunggir betina kuning. Iris coklat, paruh dankaki hitam (MacKinnon et.al, 1998)

21




Burung migran merupakan burung yang melakukan migrasi. Migrasi merupakan pergerakan musiman yang dilakukan secara terus menerus dari satu tempat ke tempat lain dan kembali ke tempat semula, biasanya dilakukan dalam dua musim yang meliputi datang dan kembali ke daerah perkembangbiakan (Alikodra, 1990). Sikatan emas tercatat berbiak di Asia timur laut, mengembara pada musim dingin ke selatan sampai Cina. Di Indonesia sikatan emas merupakan pengunjung musim dingin yang tidak umum, sampai ketinggian 900 m di Sumatera, di Kalimantan tercatat hanya di Anambas dan Brunei. Sedangkan di Jawa dan Bali agak jarang, terdapat secara teratur di beberapa tempat (MacKinnon et.al, 1998).

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *