HARI HIDUPAN LIAR SEDUNIA 2018 : KUCING BESAR KHARISMATIK YANG TERANCAM PUNAH

Posted on Posted in IPB

wwd_logo_englishGambar 1. Logo World Wildlife Day 2018

Oleh: Firman Arief Maulana

Sabtu (3/3/2018) ini merupakan hari yang dikenang oleh masyarakat dunia sebagai diperingatinya Hari Hidupan Liar Sedunia 2018. Peringatan ini ditetapkan oleh United Nations General Assembly (UNGA) yang memproklamirkan 3 Maret sebagai Hari Hidupan Liar Sedunia pada COP ke-16 CITES di Bangkok 2013 silam.

Hari Hidupan Liar Sedunia akan dirayakan pada tahun 2018 mengangkat tema Big Cats : Predator under threat. Kucing besar termasuk hewan yang paling banyak dikenal dan dikagumi di seluruh dunia. Namun, predator kharismatik ini menghadapi banyak ancaman yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Secara keseluruhan, populasi mereka menurun pada tingkat yang mengganggu karena hilangnya habitat dan mangsa, konflik dengan manusia, perburuan liar dan perdagangan ilegal.

Indonesia memiliki beberapa spesies untuk famili Felidae (Kucing). Berdasarkan status konservasinya, setidaknya terdapat 3 spesies berstatus rentan (VU) yaitu Kucing Bakau (Prionailurus viverrinus), Macan Dahan Kalimantan (Neofelis diardi), dan Macan Kumbang (Panthera pardus melas). Sedangkan untuk spesies kucing berstatus terancam punah (EN) yaitu Kucing Kepala Datar (Prionailurus planiceps) dan Kucing Merah (Catopuma badia). Pada status konservasi hampir terancam (NT) spesies kucing di Indonesia yaitu Kucing Emas (Catopuma temminckii) dan Kucing Batu (Pardofelis marmorata). Kucing Kuwuk (Prionairulus bengalensis) berstatus kurang diperhatikan (LC), serta Kucing besar terakhir yaitu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan status sangat terancam punah (CR).

Harimau-Sumatera-Panthera-Tigris-Sumatrae-e1484591435376Gambar 2. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)
Sumber foto: http://www.daftarflorafauna.web.id

Berdasarkan data tahun 2004, jumlah populasi Harimau Sumatera di alam bebas hanya sekitar 400 ekor saja. Sebagai predator utama dalam rantai makanan, harimau mempertahankan populasi mangsa liar yang ada di bawah pengendaliannya, sehingga keseimbangan antara mangsa dan vegetasi yang mereka makan dapat terjaga.

Kehilangan habitat karena deforestasi dan terancam oleh perdagangan illegal dimana bagian tubuhnya diperjualbelikan merupakan ancaman bagi Harimau Sumatera. Persebaran mereka di alam liar hanya terdapat di Pulau Sumatera baik di kawasan konservasi ataupun di luar kawasan konservasi.harimau3-Kulit-Harimau-Sumatera-tulang-belulang-dan-sejumlah-barang-bukti-lainnya-diamankan-dari-3-pelaku-perdagangan-satwa-di-Sumut-Ayat-S-Karokaro

Gambar 3. Perdagangan Illegal Harimau
Sumber foto: www.mongabay.com

Dengan peringatan Hari Hidupan Liar Sedunia ini, diharapakan semua golongan masyarakat baik perorangan atau kelompok dapat memaknai potensi Kucing besar Indonesia yang beragam (spesies, persebaran, status konservasi) sebagai ikon dan identitas nasional yang perlu dilestarikan keberadaannya.

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *