FIELDTRIP KPH “PYTHON” GOES TO LIPI

Posted on Posted in IPB
Kelompok Pemerhati Herpetofauna Himakova di LIPI
Kelompok Pemerhati Herpetofauna Himakova di LIPI

Fieldtrip Herpetofauna merupakan salah satu kegiatan tahunan yang dijalankan oleh Kelompok Pemerhati Herpetofauna “Python” HIMAKOVA. Kegiatan ini dilakukan oleh seluruh pengurus Kelompok Pemerhati Herpetofauna “Python”. Fieldtrip Herpetofauna tahun ini akan dilaksanakan di LIPI Cibinong. Kegiatan Fieldtrip ini bertujuan untuk menambah wawasan serta mempelajari teknik preservasi bagi pengurus KPH.

Pelaksanaan Fieldtrip Herpetofauna dilakukan pada hari Senin tanggal 7 Juni 2016. Pukul 12.30 kami berkumpul terlebih dahulu untuk menuju ke lokasi. Sesampainya dilokasi kami langsung menemui Pak Amir Hamidy untuk mendapatkan arahan dari Beliau. Kemudian kami mendapatkan penjelasan materi tentang herpetofauna secara umum melalui preservasi jenis-jenis herpetofauna yang ada disana dan penjelasan tentang preservasi yang baik yang di jelaskan oleh Pak Syarifuddin. Preservasi merupakan segala bentuk kegiatan untuk mengawetkan spesimen. Sebelum melakukan teknik preservasi, terlebih dahulu melakukan pendataan seperti identifikasi dan pengukuran jenis selanjutnya siapkan bahan yang akan digunakan diantaranya, alkohol 70%, kapas, wadah spesimen, suntik, kalkir, benang, formalin.

Teknik Preservasi yang dapat digunakan adalah melalui beberapa tahapan.

  1. Pengumpulan spesimen dilakukan dengan dua cara yaitu  penangkapan langsung ataupun dengan alat.
  2. Euthanasia (tahap pembiusan hingga mati). Euthanasia merupakan tahap mematikan spesimen sebelum difiksasi dengan menyuntikkan bagian kepala dengan alkohol
  3. Spesimen yang telah mati dilakukan penyuntikan pada rongga perut,  bagian tungkai, leher dan rongga dadanya. Dalam proses  pengawetannya, mulut spesimen dibuka dengan diselipkan kapas dan diatur posisinya sesuai dengan yang diinginkan. Setelah itu direndam dalam formalin dan baru dipindahkan ke dalam larutan fiksasi akhir.
  4. Pemberian label/penanda. Spesimen yang telah diidentifikasi dan telah diawetkan kemudian dilakukan label/penanda dengan meletakkan label/penanda yang berisikan identifikasi jenis spesimen yang dililit disekitar perut spesimen yang bertujuan untuk sarana edukasi. Setelah itu direndam dalam formalin dan dipindahkan ke dalam larutan fiksasi akhir.

LIPI sebagai lembaga ilmu pengetahuan Indonesia memiliki banyak spesimen dan hasil penelitian dari berbagai wilayah di Indonesia. LIPI Cibinong memiliki hasil preservasi kurang lebih sebanyak 20.000 untuk jenis amphibi, 13.000 untuk jenis kadal, 5.000 untuk jenis ular, 400 untuk jenis kura-kura dan 50 untuk jenis buaya. Hasil preservasi yang dimiliki oleh pihak LIPI dapat membantu penelitian dan sebagai sarana edukasi.

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *