Buah Merah tumbuhan khas Papua yang langka dan dapat ditemukan di KAMPUS BIODIVERSTAS IPB

Posted on Posted in IPB

Oleh: KPF Himakova

FBM2Salah satu tumbuhan langka yang terdapat di kampus IPB Dramaga adalah Buah merah (Pandanus conoideus) atau yang dikenal luas di Wamena dengan nama tawi / sauk ekendi merupakan tanaman asli Papua yang tumbuh di dataran rendah (40 m dpl) sampai dataran tinggi (2.000 m dpl). Namun populasi terbanyak terdapat di dataran dengan ketinggian 1.200 hingga 2.000 m dpl. Buah merah biasa tumbuh bergerombol dalam satu area, jarang tumbuh menyendiri. dengan penyebaran paling dominan di  sekitar Pegunungan Jayawijaya, Jayapura, Manokwari, Nabire, Timika, dan  Ayamaru-Sorong. Buah merah juga ditemukan tumbuh liar di Papua New Guinea. Umumnya buah  merah dapat tumbuh pada tanah kurang subur, banyak mengandung pasir, dan  bersifat agak masam. kondisi ekogeografi mempengaruhi karakter fisik dari  buah merah antara satu lokasi dengan lokasi lainnya.  Masyarakat Papua memanfaatkan buah merah sebagai bahan pangan, namun  selain itu masih banyak manfaat lainnya. Buah merah dapat dijadikan sumber  pewarna alami dan bahan obat. Kandungan utama dari buah merah yaitu  karotenoid. Karotenoid dapat mencegah beberapa penyakit degeneratif dan kronis termasuk menekan perkembangan HIV pada pengidap AIDS. Karena tingginya akan eksploitasi tanaman ini,  Menjadikan Buah merah masuk dalam 200 spesies tumbuhan langka Indonesia. Di Kampus IPB Dramaga Buah merah dapat ditemukan pada  di kompleks  Fakultas Kehutanan, tepatnya di Laboratorium Konservasi Eksitu Tumbuhan Obat  Hutan Tropika DKSHE dan  Pusat Studi Biofarmaka IPB.FBM1

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

One thought on “Buah Merah tumbuhan khas Papua yang langka dan dapat ditemukan di KAMPUS BIODIVERSTAS IPB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *