Bagaimana Keadaan Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) sekarang?

Posted on Posted in IPB

Indonesian-Javan-rhinoceros-in-clearing

 

 

Satwa ini yang sering disebut badak bercula satu atau yang bernama latin Rhinoceros sondaicus merupaka badak endemik jawa yang hanya berada di Taman Nasional Ujung Kulon. Tidak ada dimanapun selain di TNUK dan di TNUK hanya sekitar 40 ribu hektar dari luas total Taman Nasional Ujung Kulon sekitar ±120.551 ha yang menjadi habitat badak jawa. Dari hasil Camera trap pada 2016 oleh balai TNUK total badak bertambah dati 63 ekor menjadi 67 ekor. Dari hasil ananlisis juga perbandingan jenis kelamin kurang ideal dikarenakan lebih banyak jumlah jantan dari pada betina. Total jantan 37 ekor sedangkan betina 30 ekor. Perbandingan yang ideal untuk produktifitas berkembvang biak minimal 1:2, 2 ekor betina dan 1 ekor jantan dan yang paling baik jika 4 betina dengan 1 ekor jantan. Ancaman punahnya badak bisa saja terjadi jika habitatnya terus-menerus terfregmentasi. Para peneliti sedang meneliti habitat yang mirip dengan habitat ujung kulon. Terdapat 3 tempat yang menjadi perhatian untuk habitat yang cocok untuk badak jawa yaitu Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Taman Nasional Ciremai, dan Suaka Margasatwa Cikepuh. Tapi, yang paling mendekati dengan habitat aslinya hanyalah cikepuh. Sampai sekarang masih terus diteliti lebih lanjut.

Kita sebagai manusia harus peduli terhadapa kelangsungan hidup mamalia yang ada di Indonesia terkhusus badak. Jika tidak bisa berperan langsung setidaknya kita bisa membantu dengan jangan membuang sampah sembarangan dan juga terus menjaga hutan kita.

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *