BADAK PUTIH UTARA JANTAN TERAKHIR YANG TELAH TIADA

Posted on Posted in Mamalia

2 badak sudansumber gambar: Tribunnews.com

Pada Senin (19/3/2018) tim dokter hewan dari balai konservasi OI Pejeta terpaksa menyuntik mati Sudan. Hal ini dilakukan karena kondisi Sudan yang telah memburuk dan semakin memburuk selama 24 jam terakhir akibat umur Sudan yang telah mencapai 45 tahun serta beberapa penyakit seperti luka di kulit yang semakin meluas dan penurunan fungsi otot yang membuat Sudan lumpuh dari pinggang hingga ke bawah. Melihat kondisi tersebut Tim dokter hewan langsung mengambil tindakan pengumpulan dan membekukan sampel sperma dari Sudan dengan Harapan dapat digunakan untuk menyelamatkan spesies badak putih tersebut.

Upaya penyelamatan Badak putih utara ini telah dilakukan bertahun-tahun baik menggunakan metode tradisional seperti restorasi habitat hingga upaya penyelamatan menggunakan metode modern seperti IVF (In-Vitro Fertilization) maupun gen editing. Namun, Kematian Sudan membuat kemungkinan kepunahan dari badak putih utara ini semakin terlihat jelas pasalnya kini hanya tersisa 2 individu betina badak putih utara.

Badak putih utara adalah subspesies dari badak putih selatan. Perbedaaan dari subspesies ini adalah telinga yang lebih berbulu, struktur gigi yang berbeda serta ukuran tubuh yang lebih kecil. Perusakan habitat dan perburuan untuk cula dari badak putih utara membuat penurunan populasi yang sangat drastis bahkan sejak tahun 2008, badak putih utara tidak dapat ditemukan lagi di habitat alaminya.

Sumber : Mongabay.co.id

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *