Aksi Lingkungan Himakova – MENJADI CIVITAS AKADEMIKA YANG LEBIH PEKA

Posted on Posted in IPB
FOTO: Dr. Ir. Abdul Haris Mustari, M.Sc.F (Pembina HIMAKOVA) dan anggota HIMAKOVA melakukan pembersihan Kiambang menggunakan sampan pada Sabtu (9/4) dalam aksi #IPBBebasKiambang
FOTO: Dr. Ir. Abdul Haris Mustari, M.Sc.F (Pembina HIMAKOVA) dan anggota HIMAKOVA melakukan pembersihan Kiambang menggunakan sampan pada Sabtu (9/4) dalam aksi #IPBBebasKiambang

Bogor, 9 April 2016 – Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (HIMAKOVA) menggagas sebuah kegiatan berupa aksi lingkungan bertajuk #IPBBebasKiambang. Aksi ini bertujuan untuk menggugah kepedulian seluruh civitas akademika IPB terhadap lingkungan. Aksi lingkungan yang dikoordinasikan bersama dengan Biro Umum IPB ini juga diikuti oleh organisasi yang ada di kampus, diantaranya BEM KM IPB, Lawalata IPB, Himasper, FDC, Himpro Reesa, serta beberapa mahasiswa IPB yang peduli akan kondisi di tempat tersebut. Aksi ini juga diikuti oleh WAPALA dan masyarakat yang concern terhadap lingkungan.

Menteri Pertanian dan Lingkungan Hidup BEM KM IPB, Robbi Aulia Helmi yang juga berkesempatan hadir dalam aksi ini menyerukan agar kita semua peduli lingkungan melalui sebuah ungkapan “Mahasiswa itu selalu identik dengan kaum intelek, jangan ngaku mahasiswa kalo sama lingkungan aja nggak melek”.

Aksi lingkungan yang berlangsung selama lebih kurang 4 jam ini dikemas dalam bentuk kerja bakti bersih-bersih Situ Perikanan (Danau LSI bawah) dari tumbuhan paku air jenis Kiambang (Salvinia molesta). Salvinia molesta yang juga dikenal masyarakat sekitar dengan sebutan Kapu ini oleh Quentin C.B. Cronk, Janice L. Fuller dalam bukunya “Plant Invaders: The Threat to Natural Ecosystems” disebutkan bahwa Salvinia molesta merupakan tanaman yang diintroduksi oleh seorang botanis dari Eropa untuk kepentingan penelitian. Lebih lanjut dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa Salvinia molesta merupakan jenis yang invasif di Indonesia.

Kondisi Salvinia molesta di Situ Perikanan saat ini telah menyebar luas keseluruhan danau dan membentuk tikar vegetasi lebat yang mengurangi aliran air dan menurunkan tingkat cahaya serta oksigen di dalam air. Dalam Global Invasive Species Database yang dikeluarkan oleh Invasive Species Specialist Group (ISSG) dikatakan bahwa hal tersebut akan mempengaruhi keanekaragaman hayati dan kelimpahan spesies air tawar, termasuk ikan dan tanaman air terendam. Salvinia molesta dapat mengubah ekosistem lahan basah dan menyebabkan hilangnya lahan basah.

Kegiatan Aksi Lingkungan
Kegiatan Aksi Lingkungan

Situ Perikanan yang juga sering disebut sebagai Danau PPLH ini berdasarkan penelitian dari Suryadi (2013) merupakan kawasan yang bernilai konservasi tinggi dengan rincian sebagai kawasan yang mempunyai atau memberikan fungsi pendukung keanekaragaman hayati, kawasan yang merupakan habitat bagi populasi spesies yang terancam, penyebaran terbatas atau dilindungi yang mampu bertahan hidup, dan kawasan yang merupakan habitat bagi spesies atau sekumpulan spesies yang digunakan secara temporer. Data dan fakta tersebut harapannya dapat menjadi pelecut semangat untuk kita semua khususnya civitas akademika IPB untuk lebih peka akan kondisi sekitar dan sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan terutama untuk menjaga kelestarian di Kampus Biodiversitas ini.

Salam lestari!

Oleh: Muhamad Fahmi Mafruchi

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

2 thoughts on “Aksi Lingkungan Himakova – MENJADI CIVITAS AKADEMIKA YANG LEBIH PEKA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *