Persiapkan Surili 2014 KPG ‘HIRA’ Himakova pelatihan bersama HIKESPI

Posted on Posted in KPG (Kelompok Pemerhati Goa) "Hira"

Kelompok Pemerhati Gua (KPG) “HIRA” adalah salah satu kelompok pemerhati yang ada di Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (HIMAKOVA) yang fokus terhadap kegiatan geospeologi dan konservasi kawasan karst. Dalam melaksanakan program kerja ataupun kegiatan lain yang berkaitan dengan penelusuran diperlukan tingkat pemahaman, keamanan dan keterampilan khusus. Untuk mendapat hasil maksimal dan berkualitas dalam setiap kegiatan ekspedisi, perlu adanya peningkatan kemampuan dan keterampilan bagi para anggota KPG. Tahun 2014 ini KPG merupakan Kelompok pemerhati yang diberikan tugas khusus untuk mengkaji kawasan karst yang terdapat di Taman Nasional Aketajawe-Lolobata Pulau Halmahera Maluku . “ Kawasan gua di TN aketajawe sangat jarang di eksplorasi maka dari itu kami meminta saat kegiatan Studi Konservasi Lingkungan (SURILI) nantinya diutamakan pada pengkajian ekowisata dan Gua” ucap pihak TN aketajawe-lolobata saat rapat bersama himakova (88/00).

Untuk meningkatkan kemampuan anggota KPG terutama untuk mempersiapkan Ekspedisi Himakova tahun ini maka diadakan Pelatihan Caving dan Biospeologi bersama Hikespi (Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia) yang bermarkas di kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta. Banyak hal yang akan diasah terutama teknik penelusuran, pemetaan, dan biospeologi serta hal-hal yang akan dieksplorasi secara scientific di Taman nasional Aketawaje-Lolobata nantinya. Pak Cahyo Alkantana Pimpinan Hikespi memberi wejangan, “Jika akan melakukan ekspedisi sebaiknya melakukan pelatihan dulu agar nantinya lancar saat mengambil data”. Menurut informasi kawasan karst di daerah pulau Halmahera sangat berbeda dengan kawsan karst yang berada di kawasan jawa. Begitupun biota dan fungsinya nantinya.

Pelatihan ini di ikuti oleh sepuluh orang anggota KPG yaitu Fanti, Iqbal, Alkori, Qomar, Alifah, Fadlan, Dian, Rizky, Lilis dan Deni. Pelaksanaan pelatihanbersamaan dengan Kegiatan ekspedisi Himakova lainnya yaitu RAFFLESIA, namun KPG tidak mempunyai kajian di Lokasi Cagar Alam yang dituju. Pembina KPG “HIRA” Arzyana juga menyarankan dan mendukung penuh kegiatan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan Surili, “Walau KPG tidak ikut raflesia, tapi jangan sampai kalian tidak memiliki kegiatan”. Beliaupun menyarankan melakukan pelatihan untuk meningkatkan Kapasitas anggota KPG “HIRA”Himakova.

Kegiatan Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 24-30 Januari 2014. Rangkaian kegiatan ini merupakan kegiatan KDKL (Kursus Dasar dan Kursus Lanjutan) yang biasanya dilakukan dalam waktu 14 hari namun dipadatkan menjadi 6 hari. Kegiatan dimulai dari kegiatan yang paling dasar yaitu kegiatan penelusuran gua horizontal dan pemetaan dengan tingkat grade I.a lalu berlanjut hingga kegiatan yang lebih berat yaitu biospeologi,rigging, dan teknik penelusuran gua vertikal.

Selain itu Tim KPG juga melakukan latihan pembuatan jalur descending yang menggunakan Gua dengan kedalaman 18 hingga 120 meter. Tekniknya pun lebih kompleks namun memudahkan untuk menaiki dan menuruni Gua vertical dengan kedalaman ekstrim dengan meminimalisir tenaga dan memberikan kenyaman pada penelusur.selain materi penelusuran terdapat materi penting lainnya terkait kawasan karst dan komponen didalamnya. Materi tersebut diantaranya yaitu karstifikasi, hidrologi, biospeleologi , fotografi, dan beberapa pengetahuan mengenai inventarisasi fauna gua.

Tim KPG ‘Hira’ mengakhiri pelatihan dengan latihan Rescue, hal ini sangat penting dipelajari untuk mencegah kecelakaan atau pun melakukan penyelamatan dalam keadaan darurat. Segala ilmu, pengalaman, dan hal-hal baru yang didapat dalam pelatihan ini merupakan pelajaran luar biasa yang harus terus diasah dan dikembangkan agar bermanfaat untuk kegiatan-kegiatan KPG kedepannya.

3

Gambar 1.Tim KPG “HIRA” berfoto bersama Pak CahyoAlkantana (presiden HIKESPI)

FacebookTwitterGoogle+LineGoogle GmailShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *